Thursday

Soal Latihan Uji Kompetensi Farmasi Apoteker Disertai Kunci Jawaban Edisi 122

Soal Latihan Uji Kompetensi Farmasi Apoteker Disertai Kunci Jawaban Edisi 122


Dibawah ini merupakan contoh soal Uji Kompetensi (UKOM) Farmasi / UKAI Edisi Ke 122 Beserta Kunci Jawabannya lengkap


Soal Latihan Uji Kompetensi Farmasi Apoteker Disertai Kunci Jawaban Edisi 122
Soal Latihan Uji Kompetensi Farmasi Apoteker Disertai Kunci Jawaban Edisi 122

Hai teman-teman sahabat ukomfarmasi.blogspot.com seuanya. Berikut ini kami telah menyiapkan soal disertai jawaban UKOM Apoteker Indonesia, Semangat dan terus giat berlatih soal-soal dari kami yaa


1. Industri farmasi ingin membuat tablet parasetamol 500 mg, bahan lain yang digunakan untuk membuat tablet adalah Na CMC, lactulosa, Mg Stearat dan talkum.

Pada pembuatan sediaan tablet ini, Na CMC berguna sebagai?                     

a. Pengisi
b. Pengikat
c. Pelicin
d. Pelincir
e. Penghancur

jawaban : b. Pengikat



2. Seorang anak berumur 6 tahun tahun (BB 24 kg) diperiksa ke dokter dan mengalami pilek dan demam tinggi 38°C. Dokter meresepkan obat antipiretik acetaminofen 10 mg/kg BB per hari. Sediaan yang ada yaitu 120 mg/5 mL. Berapa dosis yang di minum anak tersebut ?
a. 0,5
b. 1
c. 1,5
d. 2
e. 2,5

jawaban : d. 2



3. Seorang laki – laki 48 tahun didiagnosa hipertensi. Mendapatkan terapi HCT 1 x 1. Tetapi setelah 3 hari, pasien menghentikan pengobatan karena terganggu waktu tidur malam akibat bolak balik buang air kecil. Sebagai apoteker apa yang akan anda sampaikan ?

a. Menyarankan dokter untuk mengganti obat
b. Menyarankan dokter untuk mengurangi dosis
c. Menyarankan dokter untuk menghentikan obat
d. Memberikan konseling untuk obat diminum pagi hari
e. Memberi konseling untuk menghentikan obat

jawaban : d. Memberikan konseling untuk obat diminum pagi hari



4. Seorang ibu mendapatkan resep dari dokter untuk menebus obat buat anaknya yang sedang sakit.
R/ Methyl Prednisolon 1,6 mg
CTM 2 mg
GG 30 mg
Sacc. Lactis q.s
m.f.Pulv No. X
Pro : An. D
Umur : 2 Tahun
Berapa Methyl Prednisolon yang harus diberikan, jika yang tersedia di apotek 4mg?
a. 2 Tablet
b. 3 Tablet
c. 4 Tablet
d. 6 Tablet
e. 8 Tablet

jawaban : c. 4 Tablet



5. Seorang pasien mendapatkan terapi INH, Ethambutol, Rifampisin, Pyrazinamid dan Vitamin B6. Setelah mengkonsumsi obat tersebut, pasien mengalami mual, muntah dan gejala neuritis perifer.

Manakah obat yang mempunyai efek samping tersebut?

a. INH
b. Ethambutol
c. Rifampisin
d. Pyrazinamid
e. Vitamin B6

jawaban : a. INH


Sumber : Kumpulan Soal UKAI Lengkap

Demikianlah artikel dari kami diatas yang singkat berjudul Soal Latihan Uji Kompetensi Farmasi Apoteker Disertai Kunci Jawaban Edisi 122. Semoga latihan soal-soal tersebut dapat bermanfaat dan berguna untuk teman-teman semuanya. Ayo ajak teman-teman apokter farmasi semuanya berlatih soal kredensial dan uji kompetensi dari blog ini, ramaikan blog ini unutk menimba ilmu dan berlatih. Semangat Apokter Indonesia. Sampai jumpa lagi yaa dipertemuan kita selanjutnya.

Sunday

Soal latihan Uji Kompetensi Apokter Indonesia (UKAI) Beserta Pembahasan Edisi 121

Soal latihan Uji Kompetensi Apokter Indonesia (UKAI) Beserta Pembahasan Edisi 121


Dibawah ini merupakan contoh soal Uji Kompetensi (UKOM) Farmasi / UKAI Edisi Ke 121 Beserta Kunci Jawabannya lengkap


Soal latihan Uji Kompetensi Apokter Indonesia (UKAI) Beserta Pembahasan Edisi 121
Soal latihan Uji Kompetensi Apokter Indonesia (UKAI) Beserta Pembahasan Edisi 121

Hai teman-teman sahabat ukomfarmasi.blogspot.com semuanya. Bertemu lagi dengan kita yaa, kali ini kita akan terus belajar dan berlatih soal-soal Uji Kompetensi Apokter / Farmasi. Berikut ini telah kami siapkan 5 buah soal beserta kunci jawaban dan pembahasannya. Selamat belajar yaa


1. Lama dokumen(resep) disimpan dan harus dimusnahkan di Apotek
a. 5 tahun
b. 7 tahun
c. 6 Bulan
d. 9 bulan
e. 3 tahun

Jawaban : a. 5 tahun
Pembahasan :
Jawab seharusnya : > 5 tahun Menurut PMK 35 thn 2014 ttg standar yanfar di apotek : Resep yang telah disimpan melebihi jangka waktu 5 (lima) tahun dapat dimusnahkan. Pemusnahan Resep dilakukan oleh Apoteker disaksikan oleh sekurang-kurangnya petugas lain di Apotek dengan cara dibakar atau cara pemusnahan lain yang dibuktikan dengan Berita Acara Pemusnahan Resep



2. Sebuah industri farmasi mau melakukan penetapan kadar ibuprofen 800mg dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Tablet digerus dan dilarutkan dalam 250 ml air. Dipipet 1 ml dan ditambah air hingga 50 ml. Absorbansi yang diperoleh 0.6 dengan persamaan regresi y= 0.1x - 1. Berapa persen kadar yang diperoleh?

a. 25%
b. 97.5%
c. 100 %
d. 102.5%
e. 105%

Jawaban : a. 25%
Pembahasan :
Ibuprofen dlm sampel (ppm) = 800 mg / 250 ml = 800 mg / 0,25 L = 3200 ppm
Pengenceran, V1 x n2 = V2 x n2
1 ml x 3200 ppm = 50 x n ppm
n2 = 64 ppm
Konsenterasi hasil = y = 0,1 x - 1
0,6 = 0,1x – 1
X = 16 ppm
%Kadar = 16 ppm / 64ppm x 100% = 25%



3. Suatu Industri farmasi ingin melakukan evaluasi kadar terhadap Tablet asam mefenamat 500 mg. Sebelum melakukan penetapan kadar, 20 tablet ditimbang dan diperoleh rata2 620 mg. Di dalam kompendial tercantum bahwa kadar asam mefenamat tidak boleh kurang dari 90% dan tidak lebih dari 110% dari yang tercantum dalam kemasan. Berapa minimum kadar (% b/b) asam mefenamat yang harus didapat untuk memenuhi syarat farmakope?

a. 65
b. 70
c. 72
d. 80
e. 82

Jawaban : c. 72
Pembahasan :
Minimum kadar asam
mefenamat di kompendial adalah 90% terhadap yang tertera pada etiket. Diketahui kadar as. Mef adalah 500 mg, maka Kadar as.mef minimal = 90% x 500 mg = 450 mg dalam 1 tablet (bobot tablet 620 mg)
Jadi, syarat % kadar min terhadap bobot tablet = 450 mg/620 mg x 100% = 72,5 %




4. Diketahui dosis Asetaminofen untuk pasien berusia 6 tahun, dengan suhu tubuh 39,8°C dan berat badan 24 kg, adalah 10 mg/kg BB/ hari. Sediaan yang tersedia berkekuatan 120 mg/ 5 ml. Berapakah takaran yang dapat diberikan kepada pasien tersebut?

a. 0,5 sdt
b. 1 sdt
c. 1,5 sdt
d. 2 sdt
e. 2,5 sdt

Jawaban : d. 2 sdt
Pembahasan :
sdt = 5 ml, maka dengan kekuatan sediaan 120 mg/5 ml yang harus diberikan ke pasien adalah :
Keterangan : 24kg x 10 mg/kg BB/hari = 240 mg
2 x 5mL = 10mL (2sdt)



5. Bapak berusia 35 tahun mengeluhkan susah BAB selama 3 hari. Apoteker di apotek memeberikan tablet bisakodil.

Kapan obat tersebut diminum?

a. Siang
b. Malam
c. Pagi
d. Sore
e. Bersama makan

Jawaban : b. Malam
Pembahasan : Cukup jelas


Sumber : Kumpulan Soal UKAI Lengkap

Demikianlah artikel dari kami diatas dengan judul Soal latihan Uji Kompetensi Apokter Indonesia (UKAI) Beserta Pembahasan Edisi 121. Semoga apa yang telah kami sajikan dan berikan dapat berguna dan bermanfaat bagi teman-teman sahabat Apokter dan Farmasi semuanya. Terimakasih atas kunjungannya, sampai jumpa lagi yaa.

Thursday

Soal Beserta Jawaban UKAI Apoteker Tahun 2019 / 2020 Edisi 120

Soal Beserta Jawaban UKAI Apoteker Tahun 2019 / 2020 Edisi 120


Dibawah ini merupakan contoh soal Uji Kompetensi (UKOM) Farmasi / UKAI Edisi Ke 120 Beserta Kunci Jawabannya lengkap


Soal Beserta Jawaban UKAI Apoteker Tahun 2019 / 2020 Edisi 120

Halo teman-teman semuanya, apa kabar semuanya ? Berikut ini ukomfarmasi.blogspot.com akan menyajikan soal Uji Kompetensi Apoteker Indonesia atau UKAI yang disertai kunci jawabannya. Semangat yaa


1. Seorang pasien ibu hamil (24 tahun, TB : 165 cm; BB: 43 kg) didiagnosis diabetes melitus sejak 3 bulan awal kehamilannya. Pasien ini sering datang ke klinik untuk mengecek kadar gula darahnya. Diketahui hasil pemeriksaan laboratorium terbaru miliknya, GDS = 300 mg/dl; GDP = 200 mg/dl; OGTT= 320 mg/dl; HbA1C=10. Selain itu, pasien mengeluhkan sering berkemih dan sering makan tetapi berat badannya tidak mengalami perubahan yang signifikan. Riwayat penyakit keluarga ayah mengalami diabetes melitus tipe 1. Pasien ini merupakan anak tunggal. Diketahui bahwa pasien ini selalu menjaga pola makannya (diet) dikarenakan pekerjaannya sebagai model, tidak mengonsumsi alkohol maupun merokok. Pasien telah mengonsumsi Metformin 500 mg tablet 2x sehari selama 1 bulan dan mengeluhkan tidak ada penurunan kadar gula darahnya. Selain itu, pasien mengeluhkan rasa tidak nyaman pada perutnya selama mengonsumsi Metformin. Oleh karena itu, pasien datang ke apotek bermaksud untuk mengganti sendiri obatnya tanpa sepengetahuan dokter.

Sebagai apoteker, apakah yang akan anda lakukan?

A. Menyuruh pasien tersebut ke dokter tanpa memberikan pengarahan pada pasien tersebut
B. Mengikuti kehendak pasien dengan memberikan insulin berdasarkan kasus di atas tanpa mendiskusikan terlebih dahulu dengan dokter
C. Mengajak pasien berkonsultasi dokter,kemudian menyarankanan kepada dokter untuk mengganti obat yang digunakan pasien disertai dengan alasan penggantian obat yang jelas dan tepat
D. Meyakinkan pasien untuk tidak mengganti obat

Jawaban : C. Mengajak pasien berkonsultasi dokter,kemudian menyarankanan kepada dokter untuk mengganti obat yang digunakan pasien disertai dengan alasan penggantian obat yang jelas dan tepat



2. Seorang pasien HIV/AIDS dengan inisial A (27 th), TB 165 cm dan BB 49 kg, datang berobat ke RS. Ia mengeluhkan hepatitis yang dideritanya kini bertambah parah. Sebelumnya ia telah mengonsumsi Ritonavir 600 mg 2 kali sehari sejak 1 minggu yang lalu.

Jika obat tersebut harus diganti, manakah di antara obat berikut yang kurang memiliki resiko untuk memperparah hepatitis pasien?

A. Nevirapine
B. Lamivudine
C. Indinavir
D. Zidovudine

Jawaban : B. Lamivudine



3. Diza, perempuan berumur 15 tahun, 42 kg. Dia mengalami batuk, sesak dada, sesak napas dan mengi setiap hari. Selain itu juga terbangun pada malam hari 1x setiap minggu. Dia memiliki riwayat keluarga penyakit asma. Diza didiagnosa moderate asma persistent.

Terapi farmakologi apakah untuk penyakit Diza?

A. Budenoside 200mcg bid, theophyline 150mg bid
B. Budenoside 400mcg qid, theophyline 150mg bid
C. Budenoside 200mcg bid, theophyline 300mg bid
D. Budenoside 400mcg qid, theophyline 300mg bid

Jawaban : A. Budenoside 200mcg bid, theophyline 150mg bid



4. Pasien laki-laki, usia 40 tahun menderita hipertensi dengan tekanan darah 150/95 mmHg, diterapi dengan kombinasi Propanolol dan Kaptopril. Pasien mengeluh terjadinya sesak nafas setelah mengonsumsi obat-obatan tersebut. Dokter kemudian memutuskan menghentikan penggunaan Propanolol secara berhati-hati dan bertahap.

Menurut saudara, mengapa dokter melakukan hal tersebut?

A. Mencegah terjadinya efek samping obat
B. Mencegah terjadi rebound dari obat
C. Mencegah terjadinya penurunan tekanan darah
D. Mencegah terjadinya bronkokonstriksi
E. Mencegah terjadinya hipoglikemia

Jawaban : B.Mencegah terjadi rebound dari obat



5. Seorang pasien laki-laki berumur (45 tahun) telah didiagnosa menderita chronic kidney disease dan diabetes. Setelah pemeriksaan tekanan darah hasilnya menunjukkan bahwa pasien tersebut mengalami hipertensi (170/95 mmHg).

Terapi apa yang anda rekomendasikan untuk pasien dengan keadaan seperti diatas?

A. Lisinopril
B. Propranolol
C. Furosemid
D. Spironolakton
E. Indapamide

Jawaban : A. Lisinopril


Sumber : Gudang Soal UKAI Beserta Kunci Jawaban

Demikianlah artikel dari kami ini yang berjudul Soal Beserta Jawaban UKAI Apoteker Tahun 2019 / 2020 Edisi 120. Semoga apa yang telha kami sajikan dan berikan diatas dapat bermanfaat dan berguna untuk teman-teman semuanya. Terimakasiha tas kunjungannya.

Tuesday

Contoh Soal UKAI (Vitamin, Penyakit, Obat, Pengolahan Limbah) Edisi Ke 119

Contoh Soal UKAI (Vitamin, Penyakit, Obat, Pengolahan Limbah) Edisi Ke 119


Dibawah ini merupakan contoh soal Uji Kompetensi (UKOM) Farmasi / UKAI Edisi Ke 119 Beserta Kunci Jawabannya lengkap


Contoh Soal UKAI (Vitamin, Penyakit, Obat, Pengolahan Limbah) Edisi Ke 119

Haloo teman-teman sahabat ukomfarmasi.blogspot.com semuanya, berikut ini kami siapkan unttuk teman-teman semuanya latihan soal Uji Kompetensi Apoteker  /Farmasi Edisi ke 119 yang terdiri dari 5 buah soal pilihan ganda beserta kunci jawabannya, selamat belajar yaa


1. Seorang pasien wanita berusia 26 tahun datang ke dokter untuk memeriksakan kesehatannya dengan keluhan lemah dan cepat lelah, pusing karena anemia, denyut jantung dan pernafasan cepat. Setelah konsultasi lebih lanjut pasien mengaku hanya mengonsumsi sayuran dan buah, bahkan kebutuhan buah dan sayurnya sangat terpenuhi (sebatas vegetarian) ditambah lagi pasien sering mengonsumsi obat pelangsing yaitu Laxing 1-2 kapsul sebelum tidur. Karena vegetarian, maka pasien ini tidak mengonsumsi produk yang berasal dari hewani. Pasien ini melakukan hal tersebut dengan maksud mengurangi kelebihan berat badan dan membuat tubuh menjadi ideal.

Dari uraian di atas, obat atau vitamin yang cocok digunakan untuk mengurangi gejala defisiensinya adalah?

A. Vitamin
B. Vitamin B12
C. Vitamin A
D. Vitamin E

Jawaban : B. Vitamin B12



2. Seorang Laki-Laki bernama Tn.AH, seorang pria 50 tahun tahun datang ke apotek untuk menanyakan intepretasi hasil pemeriksaan data laboratorium. Hasil lab menunjukan leukosit 9,9 x 10, Hemoglobin 14 g/dL, Hematokrit 38,3%, Trombosit 108x10 3/mm 3, EGD (Esophago gastroduodenoscopy) menunjukkan: Satu ulkus ditemukan di antrum lambung berukuran diameter 3 cm, tidak ada perdarahan atau obstruksi. Hasil penggalian informasi diketahui pasien sering mengeluh sakit seperti terbakar pada perut. Rasa nyeri terus memburuk selama 2 minggu terakhir, terutama pada malam hari dan setelah makan. pasien mempunyai riwayat penyakit osteoarthritis dan menggunakan Diklofenak tablet 75 mg 2 x 1 sehari untuk mengobatinya.

Dari tanda dan gejala yang ada, pasien di atas mengarah pada kondisi penyakit apakah?

A. Ulkus peptikum
B. Gastritis
C. Disfagia
D. Apendiksitis
E. Kolik

Jawaban : A. Ulkus peptikum



3. Seorang pasien (55 tahun) datang ke rumah sakit dengan keluhan cepat lelah, sesak nafas pada saat tidur, batuk-batuk, nyeri di lambung. Setelah mendengar keluhan tersebut dokter mengukur tekanan darah kemudian bertanya apakah sering minum-minuman keras, ada tumor, infeksi, hipertensi dsb. Setelah mengetahui pasien hipertensi kronik, sebelum diperiksa lebih lanjut dengan EKG, USG, kadar lemak, kadar glukosa dsb. Dokter menyimpulkan bahwa pasien ini menderita gagal jantung kongestif.

Alternatif obat apakah yang paling tepat diberikan untuk memenuhi kebutuhan obat pasien tersebut?

A. Digoksin, Aspirin,Amlodipin,dan Furomesid
B. Digoksin, Aspirin, Verapamil, dan Furomesid
C. Digoksin, Aspirin, Isradipin, dan Verapamil
D. Digoksin, Aspirin, Nifedipin, dan Furomesid

Jawaban : A. Digoksin, Aspirin,Amlodipin,dan Furomesid



4. Seorang pasien laki-laki, usia 49 datang ke apotek dengan keluhan batuk. Pasien adalah penderita hipertensi stage-2, diabetes mellitus, dan hiperlipidemia yang menjalani terapi beberapa obat berbentuk tablet dengan dosis tetap sejak 6 bulan yang lalu. Saudara memperkirakan pasien mengalami batuk akibat salah satu obat yang dikonsumsinya.

Obat manakah yang menyebabkan efek samping tersebut?

A. Repaglinid
B. Simvastatin
C. Hidroklorotiazid
D. Captopril

Jawaban : D. Captopril



5. Sebuah industri farmasi terletak di tengah-tengah jantung ibukota. Industri farmasi tersebut merupakan industri skala internasional yang telah berdiri sejak 15 tahun silam. Produk yang dihasilkan adalah tablet Amoksisilin.

Bagaimanakah sistem sirkulasi udara dan pengolahan limbah cairnya?

A. Udara dari ruang produksi dialirkan ke luar melalui HEPA filter sebanyak 100% (dibuang seluruhnya ke lingkungan), dan limbah cair diolah dengan bantuan mikroorganisme (proses penguraian)
B. Udara dari ruang produksi dialirkan ke luar melalui HEPA filter sebanyak 100% (dibuang seluruhnya ke lingkungan), dan limbah cair diolah dengan penambahan oksigen terlarut untuk meningkatkan nilai DO (dissolved oxygen)
C. Udara dari ruang produksi disirkulasi/dimasukkan kembali ke ruang produksi melalui penyaringan dengan ditambahkan 10%-20% udara luar untuk mensuplai oksigen, limbah cair diolah dengan penambahan NaOH hingga pH 11-12, lalu dinetralkan dengan HCl hingga pH 6-9
D. Udara di ruang produksi dialirkan melalui HEPA filter dan 50% dibuang ke lingkungan sedangkan setengahnya dialirkan kembali ke ruang produksi, sedangkan limbah cair diolah dengan penambahan oksigen terlarut untuk meningkatkan nilai DO (dissolved oxygen)

Jawaban : C. Udara dari ruang produksi disirkulasi/dimasukkan kembali ke ruang produksi melalui penyaringan dengan ditambahkan 10%-20% udara luar untuk mensuplai oksigen, limbah cair diolah dengan penambahan NaOH hingga pH 11-12, lalu dinetralkan dengan HCl hingga pH 6-9


Sumber : Kumpulan Soal Uji Kompetensi Apoteker Indonesia

Demikianlah artikel dari kami ini yang singkat dengan judul yaitu Contoh Soal UKAI (Vitamin, Penyakit, Obat, Pengolahan Limbah) Edisi Ke 119. Semoga apa yang kami berikan dan sajikan diatas tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi teman-teman semuanya, terimakasih atas kunjungannya, sampai jumpa lagi yaa.